HTTP dan HTTPS
Memahami protokol komunikasi utama di web development
Apa itu HTTP
- Protokol untuk transfer data antara client dan server
- Basis komunikasi di hampir semua aplikasi web
- Berjalan di atas TCP menggunakan port 80
Cara Kerja HTTP
Request dan Response
- Client mengirimkan request ke server
- Server memproses dan mengembalikan response
- Setiap interaksi terpisah dan independen
Struktur Request
- Method: jenis aksi seperti GET, POST, PUT, DELETE
- URL: alamat resource yang diakses
- Header: informasi tambahan seperti tipe konten
- Body: data yang dikirim, biasanya untuk POST dan PUT
Struktur Response
- Status code: hasil dari request seperti 200, 404, 500
- Header: informasi tentang response
- Body: data yang dikembalikan server
Method HTTP yang Umum Digunakan
GET— mengambil data dari serverPOST— mengirim data baru ke serverPUT— memperbarui data yang sudah adaPATCH— memperbarui sebagian dataDELETE— menghapus data
Status Code HTTP
2xx (Sukses)
200 OK— request berhasil201 Created— resource baru berhasil dibuat
3xx (Redirect)
301 Moved Permanently— URL dipindahkan secara permanen302 Found— URL sementara dialihkan
4xx (Client Error)
400 Bad Request— request tidak valid401 Unauthorized— memerlukan autentikasi403 Forbidden— akses dilarang404 Not Found— resource tidak ditemukan
5xx (Server Error)
500 Internal Server Error— kesalahan di server502 Bad Gateway— server gateway bermasalah503 Service Unavailable— layanan tidak tersedia sementara
HTTPS
- Versi aman dari HTTP dengan enkripsi
- Menggunakan TLS/SSL untuk mengamankan komunikasi
- Berjalan di port 443
- Wajib digunakan untuk data sensitif seperti login dan pembayaran
Manfaat HTTPS
- Data dienkripsi sehingga tidak dapat dibaca pihak ketiga
- Memastikan identitas server melalui sertifikat SSL
- Meningkatkan kepercayaan pengguna
- Diutamakan oleh mesin pencari untuk peringkat SEO